Senin, 18 April 2016

BLOCKING

uBlocking adalah Penempatan sejumlah record pada suatu block.
uBlock adalah unit data yang ditransfer. Block berukuran tetap berisi sekumpulan karakter yang dipindah dari penyimpan ke memori atau sebaliknya.
uAda 3 metode blocking :
ØFixed Blocking
ØVariable-Length Spanned Blocking
ØVariable-Length UnSpanned Blocking
uRecord adalah unit untuk penyimpanan data di level logik atau file.
uUkuran rekord :
ØBerukuran tetap (fixed record)
ØBerukuran variabel (variable record)
Fixed Blocking
uFixed Blocking adalah Jumlah record pada suatu block sama dengan jumlah record pada
block yang lainnya.
uBatasan dalam penggunaan metode ini :
ØFixed length record
ØRecord length <= Block Size
ØBlocking Factor (Bfr) = [B/R]
uBlocking factor adalah jumlah record yang dapat ditampung didalam satu block.
Variabel-Length Spanned Blocking
uBlock berisi record-record dengan panjang tidak tetap.
Jika satu record tidak dapat dimuat disatu block, sebagian record disimpan di block lain.
|((B -P ))/((R+M))|
B = Block Size
P = Block Pointer
R = Panjang Record rata-rata
M = Record Mark
Variabel – Length UnSpanned Blocking
uBlock berisi record-record dengan panjang tidak tetap. Setiap record harus dimuat di
satu block.
|((B -(1/2 R) ))/((R+M))|
B = Block Size
R = Panjang Record rata-rata
M = Record Mark
Tranfer Rate
uAdalah Kecepatan transfer data aktual dari main memory ke secondary memory /
sebaliknya. Satuan yang dipakai Byte/detik, kbyte/dt, Mbyte/dt.
uWaktu yang dibutuhkan untuk membaca 1 record dengan panjang R byte adalah :
                                                  TR = R / t ms
uBila waktu yang diperlukan untuk mentransfer semua block = B/t, maka block transfer
time (btt) :
                                                    btt = B / t
uBlock transfer time ditentukan oleh ukuran block (B)
Buffer
uMerupakan bagian memory yang dicadangkan dimana data secara sementara
dipertahankan  menunggu kesempatan untuk melengkapi proses transfer ke atau dari
device penyimpanan atau ke lokasi di memori.
uTotal Kapasitas Buffer = jumlah pemakai * jumlah file * buffer * kapasitas 1 block buffer
Pemborosan Ruang
uBesar ruang yang tidak digunakan untuk menyimpan data
uDiukur berdasar relatif terhadap record (per record), yaitu:
     Ø  Pemborosan karena Gap (WG)
     Ø  Pemborosan karena Blocking (WR)
Rational Latency
uMerupakan waktu yang dibutuhkan untuk mecapai blok record yang diinginkan
                                   rational latency = ½ *((60*1000)/RPM)

Sumber : PPT Ibu Dine Tiara Kusuma










ORGANISASI BERKAS

Organisasi berkas diatas memiliki kemampuan untuk diproses
dengan metode pemprosesan & pengaksesan yang berbeda
uDalam menggorganisasi berkas secara Sekuensial, Langsung, maupun Sekuensial
Berindeks memiliki cara yang berbeda dalam penyusunan rekaman-rekaman yang
membentuk berkas / file tersebut.
uRekaman-rekaman data tersebut tersusun atas sejumlah medan Data.
uMedan Data : Nilai Dasar yang membentuk sebuah rekaman Data
uRekaman Data : Koleksi Berbagai Medan yang berisi beberapa item data elementer

uBerkas Data : koleksi dari rekaman-rekaman yang sama, yang diletakan dalam peralatan
penyimpanan data komputer
Pencarian Berkas Secara Sekuensial
uPencarian berkas secara sekuensial dilakukan dengan memproses rekaman-rekaman
dalam berkas sesuai dengan urutan keberadaan rekaman-rekaman tersebut sampai
ditemukan rekaman-rekaman yang diinginkan atau semua rekaman akan terbaca.
uContoh “nama mahasiswa” merupakan subskrip dalam pencarian pembacaan rekaman
dengan “nama mahasiswa” = “Dewi Sartika”
uUntuk mencari nama “Dewi Sartika”, diperlukan probe sejumlah 5 kali
uPermasalahan yang muncul bila rekaman berada pada urutan belakang, maka
pembacaan akan semakin lama. Dan apabila nama yang dicari tidak ada dalam rekaman,
maka aplikasi harus membaca semua rekaman & berakshir denganm pesan “Rekaman
tidak ditemukan”
uHasil pengurutan (menurut nama mahasiswa) adalah sebagai berikut :

uSetelah data tersebut diurutkan maka pembacaan secara sekunsial dalam pemprosesan pencarian nama“Dewi Sartika” hanya diperlukan 2 probe lebih kecil dibandingkan sebelum berkas diurutkan.

Pencarian Biner(Binary Search)
uUntuk sebuah berkas yang sudah di urutkan, jumlah probe yang diperlukan untuk
membaca sejumlah rekaman dapat di usahakan untuk diperkecil lagi dengan menggunakan
teknik pencarian biner.
uJika Kuncicari < Kuncitengah, maka bagian berkas mulai dari Kuncitengah sampai akhir
berkas dielaminiansi.
Contoh 
uCari rekaman dengan kunci 49 .... 
                    1    2   3     4    5     6     7   8    9
uIterasi 1 : [21, 25, 28, 33, 38, 39, 48, 49, 69]
uIterasi 2 :  21, 25, 28, 33, 38, [39, 48, 49, 69]
uIterasi 3 :  21, 25, 28, 33, 38, 39, 48, [49, 69]
Perhitungan :
uIterasi 1  : TENGAH1 = [1+9)/2] = 5
Kuncicari : Kuncitengah à 49 > 38
   à AWAL = TENGAH1  + 1 = 5+1 = 6
                   2    3    4     5    6    7   8   9        
Iterasi 1 : [21, 25, 28, 33, 38, 39, 48, 49, 69]  
uIterasi 2  : TENGAH2 = [6+9)/2] = 7
Kuncicari : Kuncitengah à 49 > 48
à AWAL = TENGAH2  + 1 = 7+1 = 8
                 1    2    3    4    5     6    7     8    9
Iterasi 2 :  21, 25, 28, 33, 38, [39, 48, 49, 69]  
uIterasi 3  : TENGAH3 = [8+9)/2] = 8
Kuncicari : Kuncitengah à 49 = 49
à Ketemu, Probe = 3
                  1    2   3    4    5    6    7     8     9
Iterasi 3 :  21, 25, 28, 33, 38, 39, 48, [49, 69]
Pencarian Interpolasi
uPencarian Interpolasi menentukan posisi yang akan diperbandingkan berikutnya
berdasarkan posisi yang diestimasi dari sisa rekaman yang belum diperiksa.
uSyarat dalam pencarian berkas dalam pencarian interpolasi adalah kunci rekaman
adalah bilangan numeris, karena dalam proses pencarian interpolasi posisi rekaman yang
akan dibandingkan dihitung dengan melibatkan proses aritmatik tehadap kunci awal, kunci
akhir, dan kunci yang di cari.
uKunci awal adalah kunci awal pada posisi pencarian terakhir, bukan kunci awal berkas.
CONTOH : 
uUntuk rekaman dengan susunan sebagai berikut :
   1    2    3    4    5    6    7    8    9
 [21, 25, 28, 33, 38, 39, 48, 49, 69]
Berapa probe untuk menentukan rekaman dengan kunci 49 bila menggunakan pencarian interpolasi ?
                       1     2    3    4   5    6     7    8    9
u  Iterasi 1 :  [21, 25, 28, 33, 38, 39, 48, 49, 69]
u Iterasi 2 :  [21, 25, 28, 33, 38, 39, [48, 49, 69]
Perhitungan
uIterasi 1  Berikut1 = 1 + (49-21)/(69-21)  (9-1) = 5.66666 ≈ 5
 à Kcari ? Kberikut = 49 > 38, Maka AWAL = Berikut1 + 1 = 5+1 =6
                  1    2    3    4     5    6    7   8    9
Iterasi 1 :  [21, 25, 28, 33, 38, 39, 48, 49, 69]
uIterasi 2  Berikut2 = 6 + (49-39)/(69-39)  (9-6) = 7
à Kcari ? Kberikut = 49 > 48, Maka AWAL = Berikut2 + 1 = 7+1 =8
                 1    2    3    4    5     6    7    8    9
Iterasi 2 21, 25, 28, 33, 38, [39, 48, 49, 69]
uIterasi 3  Berikut3 = 8 + (49-49)/(69-49)  (9-7) = 8
à Kcari ? Kberikut = 49 = 49, Maka Ketemu, Probe = 3
                 1    2    3    4    5    6   7    8     9
Iterasi 3 21, 25, 28, 33, 38, 39, 48, [49, 69]

Sumber : PPT Ibu Dine Tiara